Data Penelusuran Lulusan yang diperoleh
telah menjaring sebanyak 82 orang lulusan pada Tahun Lulus 2017 – 2022 dengan
persebaran sebagai berikut:

Gambar 1. Jumlah Responden menurut Tahun
Lulus
Sumber: Tracer Study UNRI Tahun 2023
Dari 82 orang lulusan tersebut, sebanyak 80,49% berstatus bekerja (Tabel 1), walaupun ketika ditelusuri lebih lanjut tentang jenis atau tempat instansi bekerja, sebanyak 28,05% tidak menjawab (Tabel 2).
Tabel 1. Jumlah Responden menurut Status Pekerjaan
Status
Pekerjaan | Frekuensi | Persentase (%) |
(1) Bekerja | 66 | 80,49 |
(2) Belum Memungkinkan Bekerja | 4 | 4,88 |
(3) Wiraswasta | 6 | 7,32 |
(4) Melanjutkan Studi | 1 | 1,22 |
(5) Sedang Mencari Kerja | 5 | 6,10 |
TOTAL | 82 | 100,00 |
Sumber:
Tracer Study UNRI Tahun 2023
Tabel 2. Jumlah Responden menurut Jenis Instansi Tempat Bekerja
Jenis Instansi Tempat
Bekerja | Frekuensi | Persentase (%) |
1. Instansi Pemerintah | 39 | 47,56 |
2. Organisasi
Non-profit/Lembaga Swadaya Masyarakat | 1 | 1,22 |
3. Perusahaan Swasta | 3 | 3,66 |
4. Wiraswasta/Perusahaan
Sendiri | 8 | 9,76 |
5. Lainnya | 1 | 1,22 |
6. BUMN/BUMD | 4 | 4,88 |
7. Institusi/Organisasi
Multilateral | 3 | 3,66 |
8. Tidak Menjawab | 23 | 28,05 |
TOTAL | 82 | 100,00 |
Sumber:
Tracer Study UNRI Tahun 2023
Pada persebaran jenis dan instansi tempat bekerja, sebanyak 28,05% tidak menjawab. Hal ini disebabkan karena banyak diantara lulusan program sarjana sosiologi yang kemudian melanjutkan pendidikan magister sosiologi, berkegiatan sebagai tenaga paruh waktu di lembaga riset, ataupun berbagai Lembaga swadaya Masyarakat. Sehingga banyak diantara responden yang ragu menjawab jenis/instansi tempat bekerja. Persentase terbanyak adalah bekerja di instansi pemerintah, yang mana disini termasuk Lembaga dan Dinas pada Pemerintah Daerah dan Kabupaten, sebagaimana bisa dilihat pada tabel 3 berikut ini.
Tabel 3. Persebaran Responden berdasarkan
Kantor Tempat Bekerja
Kantor/Perusahaan
Tempat Bekerja | Frekuensi | Persentase
(%)
|
1. Universitas Riau | 2 | 2 |
2. Lembaga Pendidikan (PT, ST) | 5 | 6 |
3. Bank, Rumah Sakit, BUMN,
BUMD | 4 | 5 |
4. Sekolah Menengah, Pondok
Pesantren | 8 | 10 |
5. Kepolisian (POLTABES,
POLDA, POLRI) | 7 | 9 |
6. Lembaga/Dinas Pemerintah
Daerah | 17 | 21 |
7. BAPPEDA Provinsi, Kabupaten | 4 | 5 |
8. Kantor Camat, Kantor Desa | 3 | 4 |
9. Swasta (PT, Yayasan) | 5 | 6 |
10. Pendamping Masyarakat | 1 | 1 |
11. Wirausaha | 5 | 6 |
12. Tidak Menjawab | 21 | 26 |
TOTAL | 82 | 100 |
Sumber:
Tracer Study UNRI Tahun 2023
Berkenaan dengan keeratan hubungan antara jenis pekerjaan dengan bidang studi disajikan pada tabel 4 berikut.
Tabel 4. Jumlah Responden berdasarkan
Hubungan antara Bidang Studi dan
Pekerjaan
Hubungan antara Bidang
Studi dan Pekerjaan | Frekuensi | Persentase (%) |
1. Sangat erat | 26 | 31,71 |
2. Erat | 18 | 21,95 |
3. Cukup erat | 23 | 28,05 |
4. Kurang erat | 4 | 4,88 |
5. Tidak sama sekali | 3 | 3,66 |
6. Tidak menjawab | 8 | 9,76 |
TOTAL | 82 | 100.00 |
Sumber: Tracer Study UNRI Tahun 2023
Gambar 2. Hubungan antara Bidang Studi
dan Pekerjaan
Sumber: Tracer Study UNRI Tahun 2023
Jawaban tertinggi diberikan
oleh lulusan dengan hubungan antara bidang studi dan pekerjaan yang terkategori
pada sangat erat (31,71%), erat (21,95%), dan cukup erat (28.05%). Apabila
dilakukan analisis tabulasi silang antara keeratan hubungan bidang studi dan
pekerjaan dengan tahun lulus, maka terlihat adanya perubahan yang diduga
disebabkan oleh kondisi pasar kerja.
Tabel 5. Tabulasi Silang Data Jumlah
Lulusan dengan Hubungan antara
Bidang Studi dan Pekerjaan
Tahun Lulus | Hubungan Antara Bidang
Studi dengan Pekerjaan | Total | |||||
Sangat Erat | Erat | Cukup Erat | Kurang Erat | Tidak Sama Sekali | Tidak Menjawab | ||
2017 | 9 | 5 | 6 | 1 | 0 | 2 | 23 |
2018 | 3 | 6 | 4 | 0 | 1 | 1 | 15 |
2019 | 4 | 2 | 6 | 1 | 1 | 4 | 18 |
2020 | 5 | 4 | 6 | 2 | 1 | 1 | 19 |
2021 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 |
2022 | 5 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 6 |
Total | 26 | 18 | 23 | 4 | 3 | 8 | 82 |
Tabel 5 menunjukkan data jumlah lulusan dari tahun 2017 hingga 2022 yang menggambarkan hubungan antara bidang studi dan pekerjaan. Total lulusan yang dianalisis adalah 82 orang. Pada tahun 2017, terdapat 23 lulusan, dengan 9 di antaranya merasa hubungan sangat erat antara bidang studi dan pekerjaan, 5 lulusan merasa hubungan tersebut erat, dan 6 lulusan menganggap hubungan itu cukup erat. Satu lulusan merasakan hubungan kurang erat, sementara 2 orang tidak memberikan jawaban. Penurunan terlihat pada tahun 2018, dimana jumlah lulusan yang terjaring sejumlah 15 orang. Lulusan yang merasa hubungan sangat erat menurun menjadi 3 orang, sedangkan lulusan yang merasa hubungannya erat sejumlah 6 orang. Hal ini menunjukkan adanya perubahan persepsi dikalangan lulusan, yang dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti perubahan kurikulum atau kondisi pasar kerja.
Tahun 2019 kembali menunjukkan sedikit variasi, dengan total yang merespon
penelusuran sejumlah 18 lulusan. Dari jumlah tersebut, 4 lulusan merasakan
hubungan sangat erat, 2 lulusan erat, dan 6 lulusan cukup erat. Terdapat 1
lulusan yang merasakan hubungan kurang erat dan 4 yang tidak menjawab. Kemudian
tahun 2020, total respon meningkat menjadi 19, dengan 5 lulusan merasakan
hubungan sangat erat dan 4 lulusan pada kategori erat. Ada 6 lulusan pada
kategori hubungan cukup erat dan 2 yang merasa kurang erat. Perubahan angka
respon ini diduga bahwa sebagian lulusan mulai merasakan relevansi antara studi
dan pekerjaan mereka. Kondisi ini bisa menjadi indikator positif tentang
efektivitas pendidikan dalam mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja.
Tahun 2021 mencatat penurunan drastis pada respon penelusuran, yang mana hal ini merupakan dampak menurunnya jumlah lulusan pada tahun tersebut, akibat kondisi pandemi global. Namun demikian 1 lulusan yang yang memberikan responnya, menyatakan hubungan pada kategori erat. Sedangkan pada tahun 2022, total respon tercatat 6 orang. Hasilnya menunjukkan 5 lulusan merasa hubungan sangat erat dan 1 lulusan cukup erat. Penambahan jumlah lulusan yang merasakan hubungan sangat erat bisa mengindikasikan adanya perbaikan dalam relevansi pendidikan di tahun-tahun sebelumnya.